Lembah Loire Perancis Menawarkan Beragam Keindahan

Lembah Loire Perancis Menawarkan Beragam Keindahan

Apa yang terbersit pertama kali dalam benak Anda ketika mendengar Perancis? Menara Eiffel, Kota Paris, istana Versailles, festival film Cannes, atau malah hidangannya yang terkenal lezat dan mewah? Namun, perkenalan pertama saya dengan negeri ini beberapa tahun lalu justru diawali di sebuah tempat yang terdengar asing di telinga bernama Lembah Loire di bagian tengah Perancis.

Sejarah Panjang Lembah Loire
Sungai Loire yang merupakan sungai terpanjang di Perancis membentang lebih dari 1,000 kilometer dengan hulu di pegunungan Massif Central di wilayah Rhône-Alpes dan bermuara di Samudera Atlantik. Hamparan kebun anggur serta kastil-kastil menawan dan bersejarah di sepanjang lembah sungai Loire dan anak-anak sungainya termasuk sungai Cher, Indre, Creuse, dan Vienne yang terletak di antara Kota Nantes dan Orleans membuat wilayah ini dinobatkan sebagai situs Warisan Budaya Dunia UNESCO pada tahun 2000.

Jauh sebelum menjadi tempat favorit raja-raja dan bangsawan Perancis untuk tinggal dan berburu, sejak abad keempat, Lembah Loire telah dikenal mempunyai peranan penting dalam perkembangan agama Katolik, kegiatan ekonomi dan transportasi sungai. Tanahnya yang subur membuat daerah ini juga terkenal dengan pertanian dan perkebunan anggurnya. Pada masa perang perebutan kekuasaan antara kerajaan Inggris dan Perancis yang berlangsung pada abad 14-15, dikenal dengan perang 100 tahun, raja Perancis saat itu, Charles VII, demi menghindari kejaran pasukan Inggris, terpaksa mengungsi ke daerah yang sekarang menjadi bagian dari lembah Loire.

Selama kurang lebih tiga ratus tahun lembah Loire menjadi tempat bermukim raja-raja Perancis dan keturunannya, hingga secara bertahap pusat pemerintahan dikembalikan ke Palais du Louvre di Paris yang kini menjadi museum ternama. Pada abad ketujuhbelas, Louis XIV menjadikan istana Versailles yang terletak di luar kota Paris sebagai istana kerajaan sekaligus lambang kekuasaan mutlak monarki Perancis. Hal ini adalah upaya politik Louis XIV untuk mencegah pengkhianatan atau perlawanan dari penguasapenguasa di daerah untuk berkomplot melawan pemerintahan raja yang berkuasa seperti yang sering terjadi sebelumnya.

Walaupun begitu, lembah Loire tetap menampilkan pesona terbaiknya hingga saat ini. Kastilkastil bersejarah yang terawat, bentang alam yang indah, dan tanah yang subur membuat lembah Loire senantiasa meninggalkan kesan mendalam bagi siapa pun yang mengunjunginya. Bahkan, di beberapa tempat, seperti di daerah antara Montsoreau dan Saumur, Loches, Chinon, dan Vouvray, bentang alamnya dihiasi dengan troglodyte, ruangan yang dibuat di bawah bukit sebagai tempat tinggal maupun penambangan batu sejak zaman prasejarah. Pada masa kini, troglodyte berfungsi sebagai tempat penyimpanan anggur karena suhunya yang konstan sepanjang tahun, pembudidayaan jamur karena unsur minimnya cahaya dan tingkat kelembaban yang dibutuhkan dalam pertumbuhan jamur, ataupun difungsikan sebagai penginapan, restoran, hingga museum.

Kastil-kastil Menawan dari Chambord hingga Saumur
Begitu banyaknya bangunan bersejarah yang dibangun di sini, rasanya tidak cukup untuk menceritakan satu per satu keistimewaan semua kastil di wilayah Loire. Beberapa yang paling populer dan pernah saya kunjungi langsung di antaranya adalah Chambord, Chenonceau, Loches, Villandry, Fontevraud, dan Saumur.

Chambord adalah kastil terbesar dengan panjang 156 meter dan tinggi 56 meter, dilengkapi dengan 77 buah rangkaian tangga, 282 perapian, dan 426 ruangan yang dikelilingi hutan berburu dan merupakan taman konservasi tertutup terbesar di Eropa dengan luas keseluruhan sekitar 5,4 hektar. Dikelilingi tembok sepanjang 32 kilometer, kompleks kastil Chambord nyaris menyamai luas pusat Kota Paris. Pada umumnya bangunan di tepi lembah Sungai Loire dibangun dari batuan tufa yang berwarna putih, termasuk Chambord yang membuatnya menjadi salah satu bangunan paling indah di lembah Loire.

Kastil tua yang penuh dengan sejarah sekaligus kini menjadi tempat wisata yang selalu ramai di kunjungi wisatawan sudah sepantasnya di rawat dengan baik serta diberikan beberapa fasilitas tambahan seperti gratis wifi, tempat istirahat yang teduh dan cafe agar lebih menarik minat wisatawan. Dan yang tidak kalah pentingnya diberikan juga fasilitas pendukung seperti genset yang kapasitasnya besar.

Genset tidak hanya cocok digunakan pada urusan pertambangan, perkantoran dan rumah sakit saja. Sektor tempat pariwisata berupa bangunan juga pantas jika memiliki mesin genset. Apabila anda orang yang mempunyai tempat wisata dan membutuhkan mesin genset dengan harga yang terjangkau, bisa mengunjungi distributor genset yanmar silent di tempat yang paling dekat dengan anda.