Persiapan Mengajak Bayi Bepergian Dengan Pesawat

generasimaju.com – Bila ada rencana membawa sang buah hati yang masih bayi berpergian naik pesawat, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum, selagi, dan setelah naik pesawat terbang.

* Informasikan dengan lengkap. Saat di bandara, informasikan kepada petugas penerbangan mengenai calon penumpang cilik ini. Jelaskan secara detail tentang kondisi bayi, dari usia, berat badannya, kesehatan, dan sebagainya. Kelengkapan informasi akan memudahkan maskapai untuk mencarikan tempat terbaik bagi bayi di dalam pesawat.

* Letakkan bayi di car seat. Umumnya, maskapai akan menyediakan fasilitas untuk menjaga keamanan bayi jika terjadi turbulensi atau perubahan tekanan secara drastis. Patuhi instruksi yang diberikan awak kabin.

* Duduk di kursi. Jika bayi sudah cukup besar (berat badannya mencapai 20 kg), sebaiknya kita memesan satu kursi khusus untuknya. Pastikan bayi terikat dengan baik di kursinya.

* Posisi tempat duduk. Posisi duduk yang sesuai menentukan kenyamanan bayi. Bila bayi duduk sendiri, pilih kursi bayi yang dekat jendela sehingga car seat-nya tidak mengganggu jalan. Posisi depan kabin pun amat ideal karena lebih banyak ruang untuk kaki dan relatif tidak terlalu bising lantaran deru mesin pesawat. Biasanya, bayi tidak diperkenankan duduk di deretan kursi emergency exit karena dapat menghalangi jalur evakuasi jika terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

* Bawa mainan. Jangan lupa membawa mainan, buku, atau benda lain yang dapat menyenangkan bayi selama perjalanan. Jika ia mulai merengek, carilah kegiatan fun untuk menghiburnya, dengan mendongeng atau berjalan-jalan di dalam kabin, umpamanya.

* Pilih waktu terbang. Untuk perjalanan panjang pilihlah penerbangan malam hari, sehingga bayi bisa menghabiskan waktu di pesawat dengan tidur. Ini akan menghindari bayi dari kerewelan karena bosan atau pegal-pegal. Jika perjalanan pendek, kita dapat memilih penerbangan yang disesuaikan dengan jadwal tidur siang bayi. Jadi si baby akan banyak tidur di pesawat.